Cegah HIV / AIDS, eLSAM FKIP dan eLSAM Faperta Gelar Sosialisasi dan VCT

Lembaga Studi Advokasi Mahasiswa (eLSAM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama eLSAM Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Tadulako (Untad) menggelar Sosialisasi dan Voluntary Counseling and Testing (VCT) dengan tema “Pentingnya VCT Sebagai Langkah Penanganan HIV/AIDS”, bertempat di Gedung Islamic Center Untad, pada Sabtu(25/9) lalu.

Kegiatan yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa untad tersebut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

Rizky selaku Ketua Panitia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya membantu dinas kesehatan dalam penanganan HIV / AIDS. “Sosialisasi dan VCT ini adalah salah satu langkah kami untuk membantu dinas kesehatan dalam hal menangani HIV / AIDS. Kegiatan ini juga merupakan program kerja kami di eLSAM,” ungkapnya.

Rizky berharap semua masyarakat bisa bahu membahu dalam melakukan penangan HIV/AIDS. “Saya harap kita semua harus tahu bahwa VCT itu penting sebagai langkah kita untuk menangani HIV / AIDS. Saya juga berharap agar para mahasiswa dan semua kalangan masyarakat bisa saling membantu untuk hal ini dan tidak lagi takut melakukan test VCT. Ini sangat penting untuk menangani HIV/ AIDS,” harap Rizky.

Ketua eLSAM Faperta, Firda menuturkan bahwa kegiatan yang mereka lakukan mendapat dukungan dari dinas kesehatan dalam melakukan test VCT. “Jadi, setelah kegiatan sosialisasi HIV/AIDS tersebut kami langsung mengadakan tes VCT. Dimana tes VCT ini sendiri langsung dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Ini sangat membantu kami,” tutur Firda.

Ia berharap tidak ada lagi mahasiswa yang takut untuk melakukan test VCT sebab hasil dari test tersebut bersifat rahasia dan privasi. “Sangat besar harapan kami agar teman-teman mahasiswa yang sudah melakukan tes VCT tidak positif HIV. Jika memang ada mahasiswa yang ternyata positif HIV, maka mahasiswa tersebut dianjurkan untuk segera berhubungan langsung dengan pihak Dinas Kesehatan agar tetap menjaga privasi teman-teman mahasiswa serta demi kesehatan bersama. Jadi, tidak perlu lagi untuk takut melakukan test VCT. Sebab apapun hasilnya akan dirahasiakan dan hanya diketahui oleh mahasiswa yang bersangkutan dengan pihak dinas kesehatan yang melakukan test tersebut,” harapnya. (ss-jd)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button