Damainya Aksi Demo ke Ketua Dewas karena Kehadiran Empat Pimpinan

Cepat Bergerak Setelah dapat Info TKP

—-

Aksi demo mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) terhadap Ketua Dewan Pengawas (Dewas) yang dinilai agak mencampuri urusan teknis operasional di Untad berakhir damai. Hal itu tidak lepas dari hadirnya empat orang unsur pimpinan, masing-masing Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Warek Bima), Dr Ir Sagaf Djalalembah MP, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP Dr Iskandar Ahmad Laimi M.Hum, Wadek Kemahasiswaan FISIP Dr Dra Ani Susanti MSi, dan Wadek Kenahasiswaan Fakultas Pertanian Dr Ir Isrun Baso SP MP IPM ASEAN Eng.

Dr Iskandar, Dr Ani Susanti, dan Dr Isrun (kiri ke kanan)

Aksi yang berlangsung pada Kamis (8/7) itu sempat tidak menemui titik kesepakatan. Itu karena Ketua Dewas, Irfa Ampri yang juga Kepala Kanwil Perbendaharaan Negara Sulteng agak lama baru memberi kesempatan Kepada Mahasiswa saat Mahasiswa telah berorasi. Kepada Staf KPPN Sulteng Mahasiswa meminta agar Ketua Dewas dihadirkan untuk berdiskusi secara langsung.

Irfan, salah seorang mahasiswa menyampaikan, dalam aksi itu mereka tetap ngotot dipertemukan dengan Ketua Dewas Untad. Kengototan itu dinilai wajar agar Ketua Dewas mendengar langsung keresahan mahasiswa atas pola Komunikasi yang dinilai kurang pas bagi lapangan kampus. Urusan internal kampus jangan Di intervensi, itu pinta Mahasiswa sesuai Pasal 219 dalam Permenkeu Nomor 129 Tahun 2020.

“Saat tengah berdemo, kami menerima pesan langsung bahwa ayahanda Warek Bima turut memantau aksi demo kami, dan berpesan agar aksi dilakukan secara damai,” ujarnya.

Pesan dari Warek Bima itu, tambahnya, dinilainya menjadi nasihat bagi mahasiswa. Apalagi aksi demo dilakukan dalam situasi pandemi Covid. Irfan menilai, Dr Sagaf sangat responsif terhadap situasi kebatinan yang dialami oleh mahasiswa.

“Ayahanda Dr Sagaf yang datang seorang diri setelah Tiga Warek Bima lainnya telah lebih dahulu ada Di TKP. Pak Warek Bima sangat memperhatikan kami mahasiswa dan beliau tidak ada politik-politik, apalagi mau pasang-pasang baliho di pinggir jalan dalam kota. Perhatian Pak Warek, bukan hanya saat ada aksi tetapi juga di dalam kampus,” tandasnya.

Diketahui, dalam aksi demo yang berakhir damai itu, kehadiran tiga wakil dekan bidang kemahasiswaan, yaitu Dr Iskandar MHum dari FKIP, Dr Ir Isrun MP dari Fakultas Pertanian, dan Dr Ani Susanti MSi dari FISIP, telah membuat Mahasiswa makin Sejuk dalam melaksanakan aksinya.

“Kami bertiga datang begitu mengetahui ada aksi kepedulian Dari anak-anak kami demi Kampus Untad tercinta,” tutup Dr Ani Susanti yang dikenal Aktivis Lembaga Pencinta Alam Santigi.(ss-A12).

Related Articles

Back to top button