Dies Natalis FKIP Meriah dengan Testimoni dari Berbagai Pihak, Dekan: FKIP Saat ini Berkembang Pesat

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) merayakan hari jadinya yang ke-57. Peringatan Dies Natalis FKIP dipusatkan di salah satu hotel di Kota Palu dengan memadukan antara pertemuan secara langsung dan virtual, pada Senin (13/9).

Puncak peringatan Dies Natalis itu akan diisi dengan Seminar Pendidikan. Seminar itu sedianya akan diisi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura sebagai pembicara utama. Namun, karena ada kegiatan di lain tempat, Gubernur mewakilkan kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan mengenai arah pendidikan di Sulawesi Tengah dalam beberapa waktu akan datang sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur.

Selain Seminar Pendidikan, acara puncak diisi dengan penetapan Duta FKIP Untad, pembacaan pemenang lomba Dies Natalis, dan penyerahan penghargaan bagi dosen purnabakti FKIP Untad.

Kemeriahan merayakan Dies Natalis FKIP Untad tidak surut meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari berbagai ucapan yang berseliweran di media sosial. Baik dari pimpinan FKIP, pimpinan Untad, dosen, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat luas, bahkan mitra edukatif dari berbagai perguruan tinggi dari beberapa negara.

Rektor UNTAD, Prof Dr Ir Mahfudz MP turut memberikan testimoninya. Prof Mahfudz mengharapkan FKIP dapat semakin menunjukkan prestasi yang membanggakan. “Kegiatan program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar juga harus menjadi fokus kegiatan ke depannya,” ujar Rektor.

Testimoni juga disampaikan oleh Ketua Senat, Prof Dr Ir Muh Basir Cyio SE MS. FKIP Untad, ujar Prof Basir Cyio, dikenal sebagai fakultas pencetak calon guru profesional untuk mengisi kekosongan di berbagai penjuru tanah air. Produk FKIP ini amat membanggakan bagi Untad. “Ke depan FKIP dapat menjadi garda terdepan dalam pemutuan masa depan bangsa,” jelas Ketua Senat Untad.

Dekan FKIP, Dr Amiruddin Kade dalam sambutannya menyampaikan, FKIP di usia yang ke-57 tahun telah mengalami perkembangan yang pesat. Untuk itu, dirinya mengajak kepada seluruh dosen dan staf kependidikan FKIP untuk terus bersemangat dalam melaksanakan pelayanan kepada mahasiswa. “Mahasiswa kita ini seperempat dari jumlah mahasiswa Untad. Kita juga melakukan pelayanan untuk menyiapkan guru profesional melalui PPG. Kita yakin, dengan pelayanan maksimal, kita bisa menyiapkan calon guru yang berintegritas nantinya,” ujar Dr Amiruddin.

Selain Rektor dan Ketua Senat, testimoni juga disampaikan oleh berbagai kalangan, yaitu Bupati Morowali, Para Wakil Rektor, Kepala Dinas Pendidikan Pasangkayu, hingga Prof Tim Roberts pengajar di Newcastle University. (ss11)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button