Ditinggal Orang Tua, Bunga Nekat Gantung Diri

BUOL – Warga desa Bongo kecamatan bokat minggu malam (1/3) digegerkan dengan jasad seorang gadis yang ditemukan tergantung. Korban tewas diduga usai melakukan gantung diri di dalam kamar tidurnya.

Belum diketahui pasti, penyebab hingga korban yang diketahui merupakan siswa SMP Negeri 2 Bokat ini nekat mengakhiri hidupnya. Korban Sriyanti (14), gantung diri menggunakan seutas tali ayunan bayi. “Saya kaget begitu buka pintu kamar melihat anak saya sedang tergantung dengan tali yang melilit di lehernya,” ungkap Ramang, ayah kandung bunga.

Kamang,menceritakan sebelum ditemukan tewas Minggu (1/3) lalu, Bunga masih bermain-main dengan teman-teman sekolahnya di rumah. Ketika itu, orang tua korban, memang tidak berada di rumah. Kamang juga tidak menyangka anaknya bisa nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Sebab, sepengetahuan dirinya, korban tidak mempunyai masalah dengan keluarga maupun teman-teman sekolahnya. “Sekira pukul 19.45 saya mulai curiga lalu mencari dia (Sriyanti) di kamar dan kaget ketika melihat dia sudah tidak bernyawa degan posisi tergantung dan terikat tali ayunan di bagian leher,” kata ayah korban.

Spontan, Kamang langsung mengambil pisau dan memotong tali yang melilit leher korban. Namun sayang, nyawa putrinya tersebut tidak dapat tertolong. Kapolsek Bokat, Iptu SL Tobing mengungkapkan, pihak keluarga dan masyarakat lambat memberikan informasi. Mayat korban ditemukan polisi dalam keadaan telah dibaringkan di tempat tidur. “Jenazahnya sempat kami bawa untuk divisum. Hasilnya memang murni bunuh diri, tidak ada tanda-tanda kekerasan lain,” jelasnya. Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan terkait kematian siswi SMP Negeri 2 Bokat tersebut. (af/*)

Sumber: Radar Sulteng

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button