FKIK Untad Kebanggaan Warga Sulawesi Tengah

PALU – Meski usianya baru memasuki tahun ketiga, namun keberadaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Tadulako telah menjadi kebanggaan warga Sulawesi Tengah. Sejumlah prestasi telah ditorehkan fakultas ini, baik di bidang akademik maupun non akademik.

“Kebangaan Universitas Tadulako, adalah kebanggaan Sulawesi Tengah. Selain telah banyak menorehkan prestasi, keberadaan FKIK Untad, juga diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai masalah kesehatan di provinsi ini,” kata Wakil Gubernur Sulteng H Sudarto SH MHum, saat membuka seminar nasional dalam rangka Dies Natalis III FKIK Untad, Minggu (25/1/2015).

Seminar yang dilaksanakan di Theatre Room Untad tersebut, menghadirkan Kepala BKKBN Pusat, Prof dr Fasli Jalal Ph.D, Sp.GK, sebagai keynote speaker. Turut hadir dalam seminar, Bunda PAUD Sulteng, Hj Zalzulmida Djanggola SH cn, para dekan di lingkungan Untad, serta praktisi kesehatan.

Sudarto menambahkan, bahwa sehat adalah kondisi dimana jasmani dan rohani seseorang tengah berada dalam tahap yang terbaik. Katanya, sehat juga merupakan bagian dari kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi sekaligus prasyarat utama guna menunjang kelancaran aktivitas berkehidupan yang dijalani setiap hari.

“Olehnya itu, kesehatan tidak bisa disangkal lagi merupakan faktor terpenting yang sangat menentukan aktivitas dan kebahagiaan hidup seseorang. Jika kondisi fisik yang lemah atau sakit, akan berpengaruh pada penurunan etos kerja sehingga berdampak pada prestasi akademik dan kinerja yang rendah,”katanya.

Menurut Wagub, bahwa agenda pembangunan kesehatan tahun 2015-2019, adalah mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang semakin mantap. Pengertian dasarnya adalah, setiap orang mendapatkan hak pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan, di tempat pelayanan kesehatan yang terstandar, dilayani oleh tenaga kesehatan yang kompeten, menggunakan standar pelayanan, dengan biaya yang terjangkau serta mendapatkan informasi yang akurat atas kebutuhan pelayanan kesehatannya.

Terkait dengan seminar nasional tersebut, Wagub Sudarto, menitip harapan, akan dapat membuka pemahaman semua pihak, untuk mewujudkan hal tersebut. Sesungguhnya kata Wagub, pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa, termasuk perguruan tinggi. Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dia berharap mahasiswa menjadi pelopor dalam memasyarakatkan gerakan pola hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat untuk menuju Indonesia yang sehat dan kuat.(af/*)

Sumber: RadarSulteng

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button