Gubernur Harap Mesin PLTD Tak Direlokasi

PALU- Setelah sekitar hampir 5 tahun, akhirnya jaringan transmisi 150 kilovolt Poso-Palu resmi beroperasi. Hal itu ditandai dengan telah dilakukannya pemberian tegangan (energizing) Gardu Induk (GI) Sidera berkapasitas 30 megavolt ampere, yang dapat menyalurkan energi listrik sekitar 24 megawatt, pada Senin (9/3), di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sisi.

Meskipun demikian, Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola MSi, meminta kepada pihak PLN agar tidak merelokasi mesin-mesin PLTD yang ada saat ini. Menurut Gubernur yang mengakui bahwa hal untuk merelokasi mesin PLTD, baik yang berstatus sewa ataupun yang berstatus relokasi dari daerah lain tersebut merupakan kewenangan pihak PLN, namun belum ada jaminan bahwa listrik tidak mengalami gangguan, meski pun telah beroperasinya GI Sidera.

“Jangan direlokasi dulu, tunggu situasi betul-betul aman terkendali, sehingga tidak ada lagi kemungkinan-kemungkinan yang terkait,” kata Gubernur dalam sambutannya, pada peresmian GI Sidera, Senin (9/3).

Sebagai bentuk keseriusan Gubernur meminta agar PLN tidak merelokasi mesin tersebut, Gubernur mengancam akan memerintahkan masyarakat untuk menghadang agar mesin-mesin tersebut tidak keluar dari wilayah Sulteng. “Pesan saya khusus pak (GM PLN Suluttenggo Baringin Nababan, red), tolong yang mesin-mesin diesel bukan melekat dan yang dipinjam atau relokasi dari daerah lain, tolong jangan direlokasi dulu, sebelum ini kondisi betul-betul mantap,” tegas Gubernur.

“Ibu Nova, Pak Baringin sekalian, jangan kasian dipindahin (mesin diesel, red), kalau saya tahu ada diesel dipindahin saya hadang pak, saya perintah masyarakat, saya hadang jangan sampai keluar mesin itu, ya,” tambah Gubernur. Pernyataan Gubernur itu langsung mendapat respon dari salah seorang tokoh adat di Kabupaten Sigi yang saat itu hadir dengan langsung meneriakkan kalimat “nambelamo itu,” (sudah betul itu).

Menanggapi hal tersebut Manager PT PLN Area Palu, Novalince Pamuso, kepada Radar Sulteng kemarin (11/3), mengaku patuh. Dia menegaskan pihak PLN belum akan melakukan relokasi mesin-mesin yang ada saat ini. Novalince menjelaskan meski pun GI Sidera telah beroperasi, namun pihaknya masih terus melakukan evaluasi hingga kondisi listrik di Sulteng benar-benar stabil. Meskipun Novalince mengakui bahwa dengan memanfaatkan mesin diesel sebagai sumber listrik, terdapat kekurangan khususnya dalam penggunaan bahan bakar.

“Kami juga tidak serta merta begitu GI Sidera beroperasi langsung merelokasi mesin yang ada saat ini. kami juga akan memperhitungkan dan mengevaluasi segala kemungkinan yang ada, sampai listrik di Sulteng benar-benar stabil,” tandasnya.(fdl)

Sumber: Radar Sulteng

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button