Gubernur Turun Langsung ke Kebun Kopi

PALU- Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola MSi, kemarin (12/1) meninjau titik longsor yang terjadi di ruas jalan Toboli-Tawaeli. Curah hujan yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir menyebabkan ruas jalan yang dikenal dengan Kebun Kopi terputus.

Material tanah yang longsor dari bukit menutup badan jalan di kilometer 16 wilayah kabupaten Parimo. Kondisi longsor yang terjadi pada Minggu dini hari (11/1) cukup berat. Akibatnya kendaraan yang lewat di situ terjebak dan harus bermalam di situ, menunggu material longsor disingkirkan.

Tiga alat berat dikerahkan untuk membersihkan material tanah, masing-masing dua loader dan satu excavator. Pembersihan material longsor cukup sulit, karena kondisi tanah yang labil. Operator alat berat tampak sangat berhati-hati melakukan penggusuran tanah yang setiap saat dikejutkan jatuhnya material berupa batuan dari atas.

Gubernur Longki Djanggola didampingi Kadis Bina Marga Ir Syaifullah Djafar, Sekretaris AABI Sulteng, Moh Ivan Abdillah Sijaya dan Kaban Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulteng Bhartolomeus Tandigala, mengawasi langsung pengerjaan pembersihan jalan. “Ini harus segera bisa dibuka, karena warga sudah dua hari di sini dan harus meneruskan perjalanannya,” kata Gubernur.

Pekerjaan penggusuran material selesai pukul 15.45, jalan bisa dilalui sementara. Namun setelah menyelesaikan antrean kendaraan yang ada, Gubernur menginstruksikan agar pekerjaan cutingan sekitar longsor dilanjutkan. Untuk itu jalur tersebut untuk beberapa saat kembali ditutup. Hal tersebut dilakukan melihat kondisi sekitar longsor yang mulai rawan akan terjadi longsor.

Gubernur Longki Djanggola mengatakan jalan nasional ruas kebun kopi merupakan wilayah dengan kondisi yang labil. Hampir setiap tahun mengalami longsor, meskipun berbeda titik. Gubernur berharap penyelesaian penggusuran material bisa tuntas dilaksanakan.

Segala kekuatan telah dikerahkan, satker APBN dan APBD dilibatkan dengan mengerahkan alat beratnya. Kondisi yang ada ini lanjut Gubernur merupakan salah satu alasan mengusulkan pembangunan Palu-parigi Bypass. “Insya Allah dalam waktu dekat Palu-Parigi Bypass akan diground breaking,” ungkap Gubernur.

Tak hanya sekadar memantau, Gubernur juga membantu mengarahkan arus lalulintas, setelah jalur tersebut dibuka.(ma/*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button