Jokowi Diingatkan Jaga Ideologi

SEMARANG –Presiden terpilih, Joko Widodo atau lebih akrab disapa Jokowi diingatkan untuk tetap menjaga ideologi. Peringatan itu disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri saat membuka Forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Semarang, Jumat(19/9).

Megawati dalam kesempatan itu menyatakan betapa pentingnya keyakinan ideologis bagi seorang pemimpin. ”Ideologi hadir tidak hanya sebagai tujuan ataupun sebagai pengarah. Ideologi diperlukan sebagai dasar kebijakan pemerintahan negara,” kata Megawati dalam pembukaan rakernas di Marina Convention Center, Semarang, Jumat (19/9).

Jokowi yang ikut hadir dan duduk berdampingan dengan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla kelihatan menyimak dengan serius tekanan dari putri Presiden Pertama RI itu. ”Kita sebagai partai politik yang secara sadar menempuh jalan terjal ideologi kini menghadapi ujian baru,” lanjut Megawati.

Ujian itu, tandas Megawati, justru berangkat dari posisi politik PDIP yang telah berubah. Yaitu, dari partai yang berada di luar pemerintahan menjadi partai yang berada di dalam pemerintahan. ”Oleh rakyat, kita diantarkan memasuki posisi politik baru sebagai partai yang berada di dalam pemerintahan di tingkat nasional,” tandasnya.

Mantan Presiden itu juga menekankan bahwa tanggung jawab menjaga ideologi tidaklah mudah. Sebab, situasi ketika berada di dalam pemerintahan dengan kondisi saat masih menjadi oposisi dahulu sangat berbeda. Mega kemudian menggarisbawahi, ideologi yang dimaksudnya adalah ideologi partai yang telah diletakkan atas dasar Pancasila 1 Juni 1945. Sebuah ideologi yang hidup dan bisa membawa manfaat sebesar-besarnya bagi keadilan dan kemakmuran rakyat.

”Kemenangan yang dipercayakan rakyat kepada kita telah melapangkan jalan untuk mewujudkan amanat kongres Bali bahwa mengelola partai ini identik dengan mengelola negara. Berpartai juga sekaligus bernegara,” tegas Mega.

Forum rakernas tersebut berlangsung tiga hari. Sebagai rakernas terakhir pengurus PDIP periode 2009–2014, forum itu dihadiri sekitar 1.590 kader PDIP dari seluruh Indonesia. Mulai pengurus DPP, DPD, hingga DPC. Termasuk pula diikuti para kepala daerah yang diusung PDIP. (af/*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button