Trending

Jurusan Bahasa dan Seni Untad Gelar NISANI 2

Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako laksanakan Seminar Nasional Bahasa dan Seni (NISANI 2) dengan tema “Transformasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Berbasis TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) Menuju Era Industri 5.0”, bertempat di Palu Golden Hotel, Sabtu 30 Oktober 2021.

Seminar NISANI 2 ini merupakan seminar berseri dan sebagai salah satu program unggulan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Untad yang dilaksanakan setiap tahun, untuk memperingati Bulan Bahasa yang pelaksanaannya pada setiap bulan Oktober dan tahun ini merupakan tahun kedua dilaksanakannya seminar tersebut.

Acara pembukaan NISANI 2 tersebut dimeriahkan dengan sebuah pertunjukan musikalisasi puisi oleh Dr. Agustan T. Syam, M.Pd., berkolaborasi dengan Sanggar Seni Bahana FKIP Untad.

Dalam sambutannya membuka kegiatan, Dr. Ir. Amiruddin, S.Pd., M.Si selaku Dekan FKIP mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut.

“Saya merasa bangga atas dilaksanakannya seminar ini yang merupakan bagian dari kegiatan akademik. Ini sangatlah mendukung visi kita di FKIP. Tentunya ini juga merupakan salah satu bukti kesiapan kita semua dalam menghadapi kemajuan teknologi di Era Industri ini, ” ujarnya.

Dekan FKIP berharap kegiatan seminar tersebut bisa membawa dampak positif pada proses pembelajaran serta bisa membuat FKIP lebih maju lagi kedepannya.

“Semoga ini berdampak pada pembelajaran dan penyelesaian studi mahasiswa. Saya menghimbau kepada bapak ibu dosen untuk senantiasa mengembangkan inovasinya dalam memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada para mahasiswa, sehingga dengan demikian bisa menjadikan lembaga pendidikan kita khususnya FKIP bisa lebih baik lagi, salah satunya melalui tranformasi pembelajaran berbasis TPACK ini,” harap Dekan.

Dr. Hj. Sriati Usman, M.Hum., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis TPACK yang pada penerapannya dilakukan pengintegrasian teknologi ke dalam pembelajaran itu sudah merupakan tuntutan zaman dan perlu dipersiapkan oleh para pengajar menuju Era Industri 5.0. Dimana pada Era 5.0 ini diharapkan seluruh masyarakat telah mampu menggabungkan antara ruang maya dan ruang fisik dalam melaksanakan kegiatan dan tugas pokok nya sehari-hari.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan NISANI 2, ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai implementasi pengembangan penelitian yang merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni guna memfasilitasi para dosen agar bisa mengembangkan hasil-hasil penelitian dalam bentuk karya tulis ilmiah atau artikel yang dapat dipublikasikan pada jurnal-jurnal yang tersedia.

“Untuk mendukung hal ini, upaya yang dilakukan oleh Jurusan adalah melakukan kerjasama dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pembelajarannya sebagai organisasi yang mengatur kebijakan penerbitanbartikel di jurnal-jurnal terindeks SINTA,” ungkapnya. (ss-jd)

Related Articles

Back to top button