Kuliah Umum FH Untad Hadirkan Guru Besar Unhas

Fakultas Hukum (FAHUM) Universitas Tadulako (UNTAD) laksanakan Kuliah Umum membahas tentang “Perkembangan Hukum Sumber Daya Alam Serta Relevansinya Dengan Undang-Undang Ciptakan Kerja”, bertempat di Ruang BT 3 Fakultas Hukum, Rabu 06 Oktober 2021.

Kuliah Umum tersebut menghadirkan Guru Besar asal Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin sebagai narasumber, Prof. Dr. Ir. Abrar Saleng, S.H,. M.H.

Dalam penyampaian materinya, Prof Abrar Saleng selaku narasumber menjelaskan bahwa pemerintah harus berusaha agar masyarakat bisa hidup sejahtera dari hasil pengelolaan sumber daya alam.
“Dalam pengelolaan sumber daya alam, pemerintah harus memikirkan tentang kesejahteraan masyarakat terutama yang tinggal di daerah dimana sumber daya alam itu dikelola. Di samping itu menikmati hasil dari sumber daya alam, kita juga harus menjaga lingkungan. Ini demi keberlangsungan hidup di masa yang akan datang,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Sulbadana, S.H,. M.H., selaku Dekan Fakultas Hukum menjelaskan bahwa Kuliah Umum tersebut digelar dalam rangka menambah wawasan mahasiswa mengenai lingkungan hidup dan kaitannya dengan Undang-Undang Cipta Kerja.
“Pada kesempatan ini kita menghadirkan ahli atau guru besar yang punya kapasitas dalam bidang hukum lingkungan yang tentunya ada kaitannya dengan sumber daya alam dan UU Cipta Kerja. Kami ingin menambah wawasan para mahasiswa terkait hal itu. Terutama setelah lahirnya UU Cipta Kerja no 11 Tahun 2020 yang secara umum mendorong agar upaya dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia, maka pengelolaan sumber daya alam itu akan dilakukan secara intensif. Nah, kalau tidak dilakukan pengelolaan dengan baik, maka akan timbul persoalan lingkungan yang akan memperparah kondisi lingkungan secara global nantinya. Oleh karena itu, ini sangat penting untuk diketahui oleh para mahasiswa dan akademisi,” jelasnya.

Dr Sulbadana berharap wawasan para mahasiswa dan akademisi mengenai perkembangan hukum utamanya yang berkaitan dengan hukum lingkungan itu bertambah. Sebab persoalan lingkungan itu merupakan salah satu persoalan yang sifatnya internasional diantara isu-isu yang lainnya. (ss-jd)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button