Waspadai Oknum Lembaga Pemantau

LSMBANYAKNYA LSM yang senang menggertak pejabat instansi di Sulawesi Tengah, mengundang keprihatinan Dewan Pembina PWI Cabang Sulteng, Armin Ngalle Sarjana Hukum. Bahkan ada di antara LSM yang mengaku bergerak di bidang Pemantauan, justru oknum-oknum yang ada di Lembaga itu memerlukan pemantauan masyarakat. Bila ada Lembaga Pemantau yang moral orang-orangnya sudah rusak, maka jangan ada pejabat instansi yang takut. Bahkan gertakan-gertakan mereka melaporkan ke KPK, itu biasanya kalau keinginan nego mereka sudah tidak ditanggapi. Karena itu, ajak Armin Ngalle SH, mari kita lawan terhadap oknum-oknum yang senang meresahkan. “Kita lawan dengan cara apapun”, kata Armin bila mereka sudah keluar dari koridor.

“Untuk apa mereka ditakuti, kalau mereka juga manusia-manusia yang tidak terjamin kredibilitas, kejujuran, kesucian dan keteladanannya. Oknum-oknum itu kalau diurai jati dirinya, maka akan kelihatan siapa mereka. Untuk menjadi pengurus Lembaga Pemantau, maka harus terlebih dahulu perbaiki moral, perilaku, dan mental. Kalau Lembaga pemantau hanya dijadikan alat untuk menakut-nakuti yang tujuannya memeras dan atau nego, mari kita lawan, bila perlu kita libas, sebab oknum semacam itu sangat tidak layak dihormati. Di mata Armin Ngalle SH yang juga Presiden Direktur Koran Petir, mengatakan, siapapun oknum lembaga yang berbuat tidak terpuji dan hanya menyebar fitnah, hinah, maka saya akan sambar petir, siapapun dia. Sudah terlalu banyak pihak yang difitnah dengan mengatasnamakan Lembaga Pemantau segala, padahal orang-orang yang ada di dalamnya adalah bermental udang. Data yang disebar, kata Armin, penuh rekayasa yang tidak bisa dipertanggung jawabkan secara hukum. Mereka ini, lanjut Armin Ngalle SH hanya membuat argumen-argumen sendiri, tanpa didasari data dan fakta hukum, tapi data-data argumentative.

“Jadi, saya mengajak semua pihak mari kita lawan dan hadapi oknum yang moralnya sudah tidak terpuji”. Untuk apa pimpinan instansi merasa takut sama mereka bila oknum itu juga memiliki catatan dan track record yang memprihatinkan. Selaku wartawan dan tokoh Pers, kata Armin, pihaknya bersedia menerima informasi dari pimpinan instansi yang pernah digertak, apalagi diperas oleh oknum yang mengaku pengurus Lembaga Pemantau, pemantau apapun namanya. “Sudah muak kita menyaksikan oknum-oknum yang mencari uang dengan cara-cara terkutuk”. Terlebih kalau mereka adalah oknum yang hanya mengejar proyek, namun kalau tidak mendapat proyek mereka gunakan lembaga-lembaganya yang tidak jelas juntrungnya. “Pokoknya saya tidak menunjuk lembaga pemantau tertentu, tapi siapapun oknumnya, kami siap hadapi”, pungkas Armin Ngalle SH.(SS/Ptr)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button