Pemda Donggala Beri Penguatan PDPB

Pemda Donggala Akan Memberikan Dukungan Dan Penguatan Terhadap PDPB. Hal itu disampaikan oleh Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH., MH, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Donggala, di Ruang Kerja Bupati, Selasa (05/10/21).

Rakor yang dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati tersebut dimulai Pukul 11.00 Wita, dihadiri Asisten Administrasi Umum Dee Lubis, SH., MH,
Kepala Dinas PMD Abraham, SE, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan H. Kasmuddin, SS, MM, serta Kepala SMA/MA/SMK Se-Kabupaten Donggal.

Dimana Rakor PDPB dilaksanakan, sehubungan dengan surat Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 4 Februari, pada angka (12) yang menyatakan bahwa “KPU/KIP kabupaten/kota melakukan pemutakhiran Data Pemilih secara berkala dengan TNI/Polri setempat.”

Ketua KPU Donggala M. Unggul dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat PDPB yang sedang berlangsung membahas terkait pemilih yang sudah meninggal dan terdata di dalam daftar pemilih maka akan dikeluarkan, namun hal tersebut membutuhkan proses ferivikasi langsung bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Olehnya terkait dengan hal itu, M. Unggul meminta dukungan dari Pemda Donggala karena pada prinsipnya data tersebut muaranya ke Pemda.

“Karena jika datanya bagus dan akurat maka nama daerahnya itu akan baik,” ujar M.Unggul.

Sementara itu, Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH., MH, dalam arahannya menyampaikan terkait dengan pendanaan Pemda Donggala akan memberikan dukungan dana untuk kegiatan yang sifatnya untuk oprasional KPU Donggala,hal itu sudah menjadi kewajiban Pemda karena Pemilu adalah merupakan program nasional.

“Kehadiran kita disini sangat penting dan strategis, karena terkait dengan pemilih pemula itu ada bersama Bapak/Ibu yang notabenenya ada di sekolah dan kita berkolaborasi dengan semua stakholder yang terkait, sehingga data yang dimaksud dapat terkafer dan apa yang dilakukan oleh KPU kita harus dukung dan beri penguatan,” pungkas Bupati.

Ditempat yang sama Komisioner KPU Donggala Divisi Perencanaan Data dan Informasi Alfian, menjelaskan bahwa program PDPB bagi KPU adalah merupakan langkah dini untuk melindungi hak pilih setiap warga negara yang ada di Kabupaten Donggala, untuk menyongsong datangnya tahapan Pemilu serentak di tahun 2024 dan pemilihan Kepala Daerah tahun 2024.

Namun proses PDPB bagi KPU Donggala mempunyai hambatan, dimana tahapan itu undang-undang memerintahkan pada pasal 20 bahwa KPU Kabupaten/kota wajib melakukan PDPB.

Sementara disatu sisi kata Alfian, tidak disuport oleh bagian-bagian lain, seperti di KPU sampai sekarang tidak memiliki Badan Adhoc atau jajaran penyelenggara ditingkat kecamatan dan desa.

Selain itu, permasalahan di KPU Kabupaten Donggala khususnya seluruh kabupaten yang ada di Prop. Sulteng tidak ditunjang oleh dana sebagai oprasional untuk melaksanakan tahapan tersebut.

Olehnya Alfian berharap dengan adanya Rakor tersebut bisa mensukseskan program Pemutakhiran Data Pemilu Berkelanjutan (PDPB) ke depan.

Pada Rakor itu juga, Kepala Dinas yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang terkait dengan PDPB, diantaranya Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Donggala Drs. Taufik, MM, menyampaikan dukungannya dalam pemberian data agar data pemilih semakin akurat, faktual dan valid.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Badan Kesbang Pol Tafip, S. Sos., M. Si, menyampaikan saran yaitu hasil pleno dikirim juga ke Pemda, agar Pemda mengetahui daerah mana yang masih kurang yang perlu dukungan dan suport dari pemerintah, sehingga nantinya ada desa yang belum maksimal dalam hal mengirim data bisa dibantu oleh pemerintah desa, karena hal tersebut bukan hanya kepentingan untuk desa dan KPU tetapi juga untuk daerah. (ss-akh/***)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button