Perpustakaan Untad Gelar Sosialisasi Jurnal Ilmiah

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Tadulako (Untad) laksanakan Sosialisasi Jurnal Ilmiah dengan mengusung tema “Optimalisasi Pemanfaatan E Journal ProQuest dan Tips Publikasi di Jurnal Ilmiah Internasional”, Senin 04 Oktober 2021.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara daring via aplikasi zoom meeting dan luring yang bertempat di Gedung Perpustakaan Untad. Kegiatan itu juga dihadiri oleh para dekan, dosen, mahasiswa serta civitas akademika lainnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Lukman Nadjamuddin, M.Hum., dalam sambutannya membuka kegiatan mengatakan bahwa perpustakaan itu sangat penting bagi sebuah lembaga pendidikan dan memiliki peran yang sangat strategis.


“Perpustakaan itu menempati posisi urgent atau sangat dibutuhkan. Bahkan bisa dibilang perpustakaan itu merupakan simbol sebuah peradaban. Jadi, kemajuan sebuah peradaban dalam suatu bangsa bisa dilihat dan diukur dari keberadaan dan aktivitas dalam perpustakaan. Semakin sibuk dan makin banyak aktivitas di perpustakaan, entah layanannya secara luring atau daring itu menandakan bahwa aktivitas yang berhubungan dengan pengembangan ilmu pengetahuan bergerak dengan sangat maju. Oleh karena itu, perpustakaan tidak boleh sunyi, harus selalu ada aktivitas salah satunya adalah sosialisasi terkait jurnal ilmiah ini,” ujarnya.

Kepala UPT Perpustakaan Untad, Hj. Nurhayati, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menuturkan bahwa ia bersama jajarannya akan terus melakukan upaya guna mengoptimalkan pemanfaatan E Jurnal.


“Salah satu layanan berbasis online yang mendapat perhatian serius dari pimpinan universitas tadulako adalah layanan E Jurnal. Oleh karena itu, UPT Perpustakaan telah melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan E Jurnal. Pada bulan juli 2021, perpus telah menyampaikan surat himbauan untuk pemanfaatan E Jurnal ProQuest kepada para dekan di seluruh fakultas dan direktur pascasarjana dalam lingkungan universitas tadulako, mengadakan webinar serta sosialisasi mengenai pemanfaatan E Jurnal ProQuest,” tuturnya.

Ia berharap dengan melakukan berbagai langkah tersebut bisa membantu menyebarkan informasi tentang E-Jurnal ProQuest dan seluruh civitas akademika dapat mengakses E Jurnal tersebut.

Dwi Julianto Suandaru, S.E., selaku ProQuest Exclusive Distributor yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut mengungkapkan bahwa ProQuest memiliki informasi dan cakupan yang luas serta bisa digunakan sebagai bahan referensi dalam suatu penelitian.


ProQuest berkomitmen untuk memberdayakan peneliti dan pustakawan di seluruh dunia. Di dalamnya menyimpan informasi yang sangat berharga, mempunyai cakupan yang luas serta beragam, baik arsip bersejarah hingga terobosan ilmu pengetahuan terbaru, serta mengemasnya dengan teknologi digital yang meningkatkan hasil pencarian dan pengelolaannya. ProQuest digunakan sebagai bahan referensi penelitian oleh Perguruan Tinggi, Perusahaan, Lembaga Pemerintahan, Sekolah, serta Perpustakaan dan juga Peneliti,” ungkapnya. (ss-jd)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button