Pipa Beton Rutan Buol Terancam Roboh

BUOL – Pagar tembok berbentuk talud di bagian depan Rumah Tahanan (Rutan) Buol, yang berfungsi sebagai pengaman bangunan terancam roboh. Bangunan yang berada di bebukitan Kelurahan Kali Kecamatan Biau yang berdekatan dengan Markas Polres Buol itu tergerus oleh genangan air yang berasal dari pipa PDAM yang bocor.

“Pagar beton kantor kami ini nyaris roboh sebagai akibat dari pipa air PDAM yang bocor dan masuk di lokasi halaman Rutan. Sehingga, tanah di sekitar pagar tembok itu bergetar setelah menggerus tanah, yang menahan beban dari bobot air di dalam tanah. Kami terkejut dan merasakan tanah di sekitar halaman kantor bergetar, ”ungkap Kepala Rutan Buol, Edy Yulianto, Sabtu (31/1)

Edy Yulianto, menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar dua hari yang lalu. Saat itu pewagai sedang  bekerja di dalam kantor, tiba-tiba tanah bergetar seperti tanah goyang yang sempat membuat tahanan panik di dalam Rutan. Setelah dicek, ternyata halaman lantai kantor, kemudian tembok bangunan dan pagar tembok halaman depan retak dan sekarang terancam roboh. ” Saya sudah laporkan kejadian ini ke pak Kakanwil, dan sekarang tinggal menunggu perintah selanjutnya, ”ujarnya.

Di lokasi, tampak kondisi pagar tembok bagian depan Rutan, yang tingginya sekitar 15 meter di atas gunung itu, sudah sangat berbahaya. Rawan, karena posisinya menghadap ke badan jalan menuju kantor Bupati Buol. Jalan itu selalu ramai dilalui kendaraan pemerintah dan pegawai yang bekerja di kantor-kantor di jajaran Pemkab Buol.

Karena itu, pihak Rutan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum setempat, serta manajemen PDAM Motanang Buol agar segera membantu mengantisipasi kondisi itu, supaya tidak menimbulkan korban jiwa bagi pengendara.

”Sambil menunggu perintah atasan, saya sudah minta kepada Dishub supaya memasang tanda larangan dan mengalihkan kendaraan ke jalur sebelahnya, begitu juga dengan PDAM, ”pungkas Edy.(af/*)

Sumber: Radar Sulteng

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button