Polda Sulteng Amankan 529 Bantalan Kayu Campuran

PALU – Polda Sulteng kembali mengankan ratusan bantalan kayu dari beberapa tempat industri, yang berada di DesaTowiora Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala, Kamis (13/3). Bantalan kayu yang berjumlah 529 itu, sudah tercampur dengan berbagai jenis dan ukuran.

Kanit Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng, Kompol Alamsyah Hasibuan Mengatakan, sebelumnya aparat kepolisian menemukan tumpukan kayu berbentuk bantalan di beberapa tempat industri yang ada di wilayah Kabupaten Donggala. Dalam pemeriksaan polisi, para pemilik kayu tidak dapat menunjukan dokumen kayu (SKSKB) dan industri sawmill, dengan alasan bahwa dokumen dipegang oleh pemilik Sawmill. Karenanya pihak kepolisian menyinta dan mengamankan tumpukan bantalan kayu itu, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Agar tidak ada pihak-pihak yang tidak berkepentingan, dan untuk keamanan kayu-kayu tersebut. Polisi melingkari setiap tempat industry itu dengan garis polisi atau Police Line. “Jadi ada lima tempat industri yang kami sita dan  berikan Police Line, pertama CV Cahaya Sidrap milik Andu, dengan 68 bantalan beserta satu unit truk beserta isinya sekitar tujuh kubik kayu. UD Serba Usaha milik H Gereng dengan 269 bantalan dan dua tumpukan kayu olahan. Industri milik  Ito dengan Sembilan puluh enam bantalan dan dua tumpukan kayu olahan. Industri milik Kadariyono dua puluh bantalan dan satu kayu olahan dan terakhir industri milik H Sa’ad tujuh puluh enam bantalan,” jelasnya kepada Radar Sulteng akhir pekan kemarin.

Saat ini aparat kepolisian sedang mendalami perkara ini, dengan mencari bukti-bukti lainnya. Serta mencari dokumen izin industri kayu itu, dan mencari tau dari mana kayu-kayu itu diambil oleh para pemilik industri ini. (cr1)

SUmber: Radar Sulteng

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button