Pungut Sampah di Got, Ortu Keberatan

PALU – Sejumlah orang tua siswa di SD Inpres 6 Lolu, Palu menyatakan keberatannya karena anak-anaknya yang disekolahkan di SD tersebut diperintah gurunya untuk membersihkan sampah di dalam got. Tindakan itu menurut orang tua tidak mencerminkan perilaku guru yang seharusnya menjadi teladan.

Tentu saja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Palu bereaksi atas keberatan sejumlah ortu tersebut. Meski demikian, reaksi yang ditunjukkan masih sebatas meneliti kebenaran atas perlakuan guru dan keberatan sejumlah orang tua siswatersebut.

Seperti dilansir Harian Umum Radar Sulteng, Kabid pendidikan SD dan PKLK Disdikbud Kota Palu, Dra Diah Agustianingsih MPd menyatakan akan memanggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan. ”Kami akan memanggil pihak sekolah (SD Inpres 6 Lolu), jika terbukti itu melanggar, kami akan memberikan teguran serta bimbingan kepada guru yang bersangkutan,” ungkap Diah.

Menurut Diah, pihaknya harus mengetahui dulu pokok persoalannya dengan menelusuri kebenarannya. Khususnya pada got yang dimaksud, apakah dalam atau tidak, berair atau kering. “Jika got tersebut dalamnya hanya sekitar 30 centimeter dan tidak berair, wajar-wajar saja jika gurunya melakukan itu. Menurut saya itu sebuah didikan guru yang membiasakan anak-anak untuk peduli lingkungan yang bersih sejak usia sekolah dasar,” katanya.

Sebaliknya kata Diah, jika got itu dalam dan berair, maka tidak wajar kalau seorang guru memerintahkan muridnya masuk ke dalam got untuk memungut sampah. Apalagi kalau gotnya dalam, terang Diah, akan berdampak pada kesiapan murid yang hendak mengikuti proses belajar mengajar.

Diah menambahkan, risiko anak-anak terserang penyakit sangatlah terbuka. Kekebalan tubuh anak-anak berbeda dengan orang dewasa, anak-anak sangat rentan dengan penyakit. “Masa anak-anak harus diperintah untuk turun ke got yang berair dan dalam, berbahaya itu,” tandasnya. (af/*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button