Rektor Janji Berikan KIP Jika Ada Penambahan Kuota

Untuk Rizki Rahmat, Penyandang Difabel

—-

Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Ir Mahfudz berjanji memberi perhatian khusus kepada Rizki Rahmat, mahasiswa yang baru lulus dalam SMMPAT Universitas Tadulako 2020/2021 penyandang disabilitas. Perhatian itu akan diberikan dengan menurunkan UKT Rizki Rahmat ke Katagori K1. Rizki lulus di Program Studi PPKn.

Rizki Rahmat

Dalam keterangannya, Prof Mahfudz mengaku baru diberitahu bahwa ada penyandang disabilitas yang lulus sebagai mahasiswa baru di Untad. Atas hal itu, Rektor langsung mengomunikasikan kepada Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof Dr Muh Nur Ali agar UKT mahasiswa bersangkutan diturunkan menjadi UKT K1.

“Kita apresiasi semangat ananda Rizki Rahmat. Meskipun ada keterbatasan secara fisik, tetapi tidak mengurangi semangatnya untuk menempuh pendidikan tinggi,” jelas Rektor.

Tidak sampai di situ, Prof Mahfudz mengemukakan, pemberian UKT K1 itu hanya bersifat sementara. Dirinya juga telah menginstruksikan kepada Kepala BAKP, Dr Munari agar memasukkan Rizki Rahmat, yang lulus melalui Jalur SMMPTN itu ke dalam daftar calon penerima KIP Kuliah. Jika menerima KIP Kuliah, Rizki Rahmat akan dibebaskan dari tanggungan UKT.

“Nama ananda Rizki sudah kami masukkan dalam KIP Kuliah. Sebelumnya dia memang tidak diusulkan dari sekolah. Namun, setelah melihat kondisi ananda yang begitu semangat, saya menginstruksikan kepada Kepala BAKP agar jika ada tambahan KIP Kuliah, ananda Rizki Rahmat harus dimasukkan,” jelas Rektor.

Rizki Rahmat sendiri merupakan mahasiswa baru Universitas Tadulako yang diterima melalui jalur SMMPTN di Program Studi PPKn. Rizki Rahmat memiliki keterbatasan dalam beraktivitas karena kekurangan anggota tubuh berupa dua tangan dan satu kaki. Meskipun dibatasi secara fisik, semangatnya untuk kuliah tidak surut sehingga memantik empati dari Rektor Universitas Tadulako.

Sumber di BAKP menyebutkan jika untuk pembayaran semester pertama, dananya juga akan dibayarkan hasil patungan staf di IPCC. “Insya Allah jika sudah terbuka di Sistem setelah Pak Rektor perintahkan, dana yang dititip itu segera disetor ke Bank BNI,” katanya. (ss02)

Related Articles

Back to top button