Rektor Kembali Lanjutkan Perjuangan Soal SPBU Kampus

Dr Ramlan: Yang Prof Mahfudz Rintis Saat Masih Warek Biduk

 

Rencana Pembangunan SPBU Kampus yang gagal akibat Gempa Bumi 2018 silam, kemungkinan akan dilanjutkannya rencana pembangunannya. Rektor Untad Prof Dr Ir Mahfudz MP, yang kala itu merintis usaha SPBU Bersama Ketua UPT Natalita, Dr Ir Ramlan MP, sedang menjadwalkan untuk ke Jakarta dalam rangka meneruskan yang pernah dirintis setelah pimpinan Universitas Tadulako kala itu telah menandatangani MoU dan SPK. Bahkan, kata Ramlan, sebelum gempa, lokasi sudah di patok tepat di belakang Pos Security Pintu Gerbang Utama di bagian Utara dan telah ditinjau oleh pihak Pertamina Retail Bersama Kontraktornya.

​Sekretaris LPPM, Dr Ir Ramlan MP mengatakan itu ketika ditanya kemungkinan yang pernah dirntis Prof Mahfudz di saat masih menjabat Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan periode 2015-2019. Karena saat ini Prof Mahfudz menjabat sebagai Rektor periode 2019-2023, maka apa yang dirintis sesebelum gempa tinggal meneruskan. “Alhamdulillah perjuangan Prof Mahfudz Bersama saya kala itu, semoga mendapat berkah karena kebetulan beliau saat ini menjabat sebagai Rektor sehingga apa yang dirintis saat beliau masih Warek dan pimpinan saat itu, tingga diteruskan. Jadi ini bukan barang baru”, tegas Dr Ramlan kepada Suara Sulteng (1/12).

​Menurut Ramlan yang mantan Ketua UPT Natalita ini, kemungkinan lokasi pembangunan SPBU Kampus bukan lagi di lokasi awal, tetapi kemungkinan akan menghadap ke jalan lingkar sebelah Timur Kampus. Di samping itu, Pihak Mitra dari Pertamina yang membidangi Devisi Pengembangan Usaha Pertamina, meminta untuk tidak kembali dari awal tetapi hanya melanjutkan proposal yang sudah ada, kata Ramlan. Karena itu, lanjut Ramlan, tidak akan ada kesulitan yang berarti karena Pak Rektor Prof Mahfudz adalah pihak yang terlibat langsung di saat beliau masih Warek Bidang Umum dan Keuangan, sehingga kini tinggal melanjutkan diskusinya. “Pak Prof Mahfudz yang merintis Bersama pimpinan Untad lalu, sehingga Insya Allah akan lebih mudah diskusinya di Jakarta nanti”, pungkas Ramlan.

 

SEKOLAH PETERNAKAN RAKYAT

​Di samping Rencana Pembukaan SPBU Kampus, Rektor juga akan berkunjung ke IPB dalam rangka Kerjasama dengan Pengembangan Sekolah Peternakan Rakyat. Kata Dr Ramlan, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untad, Dr Ir M Rusydi M.Si., IPM juga akan mendampingi Rektor ke IPB setelah ada kepastian tanggal pertemuan. Namun, kata Ramlan, pihaknya telah diutus oleh Rektor Untad Bersama dua dosen Fapetkan yaitu Dr Ir Rizal Y Tantu MP dan Dr Ir Ismail Wumbu  MP.  Dr Ramlan menambahkan, sangat diharapkan agar Sekolah Peternakan Rakyat ini menjadi salah satu bentuk pengabdian pada Masyarakat Universitas Tadulako dalam mengembangkan skill para peternak. Berkaitan dengan itu, Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) siap menjalankan Kerjasama dengan IPB ini, sebagaimana diaminkan oleh Dekan Fapetkan Prof Dr Ir Burhanuddin Sundu M.Agr.Sc dan Dekan terpilih Fapetkan Dr Ir Rusdin Dien MP, untuk siap meneruskan nanti apa yang telah dirintis Dekan saat ini, urai Ramlan menirukan. (ss03)

Related Articles

Back to top button