Sopir Angkutan Umum Protes AAJ

PALU – Ratusan sopir angkutan umum yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha dan Pengemudi Angkutan (APPA) menyerbu ke Kantor DPRD Palu, Senin (2/2/2015). Mereka mengadu ke DPRD Palu terkait rencana Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang akan menerbitkan izin Angkutan Antar Jemput (AAJ) bagi kendaraan umum.

“Kami tidak bisa menerima ini, karena pasti merugikan kami. Sekarang saja sudah sulit dapat penumpang, apalagi kalau rencana angkutan antar jemput itu diberlakukan,” ujar Samsul, salah seorang sopir yang ikut berunjuk rasa. Ia mengatakan, rencana itu hanya akan menghabisi angkutan umum dalam kota yang sudah kian menyusut jumlahnya.

“Ini rencana gila, masa angkutan pakai sistem antar jemput. Lalu apa kerjanya kami kalau sudah seperti itu,” sebut sopir lainnya setengah berteriak.

Ia menjelaskan, dengan sistem angkutan antar jemput itu, maka kendaraan umum yang punya izin tersebut dapat dengan leluasa menjemput dan mengantar penumpangnya hingga ke depan rumah. Kendaraan itu juga masuk dalam terminal, tapi hanya sekadar lewat dan membayar retribusi.

“Yang dirugikan bukan hanya kami angkutan kota, tetapi juga angkutan umum yang selama ini bermarkas di terminal. Tidak ada gunanya lagi terminal sebagai tempat mengangkut dan menurunkan penumpang kalau sudah seperti itu karena kendaraan umum bisa mengantarnya sampai di alamat penumpang,” sebutnya.

Ratusan sopir tersebut memarkir kendaraannya di depan Kantor DPRD Palu. Aparat kepolisian bersiaga sambil mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan.

Hingga aksi itu bubar, belum dihasilkan solusi yang memuaskan para sopir. Mereka berjanji akan turun ke jalan kembali dalam waktu dekat ini jika dalam beberapa hari ke depan tidak dicapai solusi yang menguntungkannya. (af)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button