Tingkatkan Upaya Penanganan Stunting FKM Kerja Sama dengan BKKBN

Dalam upaya penanganan stunting, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) melakukan kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah (Sulteng). Kerja sama itu tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada Senin (27/9) bertempat di kantor perwakilan BKKBN Sulteng.

Prof. Dr. Nurdin Rahman, M.Si., M.Kes, dekan FKM mengatakan ini adalah sebuah dorongan dan tanggung jawab bersama dalam peningkatan mutu dalam upaya pelayana kesehatan. “Dengan MoA antara dua pihak adalah didorong oleh rasa tanggung jawab bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian/pemberdayaan masyarakat yang selanjutnya dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Prof Nurdin Dekan FKM Untad.

Dekan FKM, Prof Nurdin Rahman (kedua dari kanan) didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr Muh Ryman (paling kanan) saat berdiskusi dengan jajaran BKKBN.

Lebih lanjut, Prof Nurdin mengungkapkan tidak ada keraguan bahwa dalam hal ini BKKBN sudah dipercaya dalam penanganan dan memiliki target dalam penanganan Stunting.

“Pun juga bahwa BKKBN dipercayakan oleh Presiden Republik Indonesia sebagai leader untuk percepatan penurunan stunting hingga menjadi 14 persen pada tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut maka BKKBN perlu mitra termasuk dengan perguruan tinggi yang mempunyai SDM yang potensial,” tandasnya

Perwakilan BKKBN Sulteng sudah memetakan ratusan Kampung KB (Keluarga Berkualitas) yang akan menjadi sasaran atau target pencegahan stunting dan tentu melibatkan akademisi/penelitian dan mahasiswa sebagai pendamping.

Muh. Rosni, SE., M.Si, Koordinator Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi (ADPIN) Perwakilan BKKBN Prov. Sulteng sangat menyambut baik kerjasama tersebut, ia mengatakan ini merupakan bentuk konsistensi dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik dengan adanya kerjasama ini. Ini merupakan awal perencanaan untuk bekerja secara terintegrasi sekaligus sebagai wujud konsistensi bersama untuk bekerja bergotong royong guna peningkatan kesejahteraan masyarakat kita yang ada di Sulteng,” tuturnya. (ss-rm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button