TPS di Jalan Mangunsarkoro Kian Mengganggu

PALU- Tempat Pembuangan Sampah sementara (TPS) di Jalan Mangusrakoro Kelurahan Besusu Timur kini berujung pada keluhan warga. Pasalnya, aroma busuk yang ditimbulkan dari tumpukan sampah di TPS tersebut dianggap sangat menggangu aktivitas warga.

Salah seorang warga pemilik kios di sekitar TPS, Dewi, mengaku sejak dibangunnya TPS di tempat tersebut, aroma busuk memang menjadi salah satu keluhan warga sekitar. Dewi mengatakan, aroma busuk yang ditimbulkan masuk hingga ke dalam rumah. “Aroma busuknya itu sampai masuk dalam rumah jadi pada saat makan, ada rasa tidak selera lagi saat mencium bau sampah itu,” katanya kepada Radar Sulteng, Senin (16/3).

Menurut Dewi, bukan hanya dirinya yang menjadi terganggu dengan adanya TPS tersebut. Apalagi letaknya yang berada tepat di samping MAN 2 Model Palu, membuat warga sekolah menjadi terganggu. Selain aroma busuk, tak jarang sampah plastik maupun kertas berterbangan masuk ke halaman sekolah. “Bukan hanya baunya saja, sampahnya juga terbang-terbang sampai masuk ke halaman sekolah, selain itu warga-warga sekitar juga mengeluh seperti pemilik warung makan dan juga salah satu hotel yang berada di dekat TPS itu,” ujarnya.

Dewi berharap, TPS tersebut bisa segera dipindahkan. Dan apabila sudah dipindahkan bekas lokasi TPS tersebut bisa dipagar atau dibangun taman kecil agar masyarakat yang sering membuang sampah di TPS tersebut menjadi enggan untuk kembali membuang sampah. “Saya harap pemerintah bisa cepat bongkar itu TPS dan kalau bisa dipagar atau dibangun taman saja di situ, supaya tidak ada lagi warga buang sampah sembarangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak Kelurahan Besusu Timur telah merencanakan akan memindahkan TPS tersebut Jalan Anutapura dan bekas TPS di Jalan Mangunsarkoro akan dibuat menjadi taman. Namun recana tersebut belum dapat terealisasi karena lahan di Jalan Anutapura masih terkendala. Lurah Besusu Timur, Riel Efisin Tandondo, mengatakan, berhubung tanah yang diberikan oleh salah seorang pengusaha di Kota Palu bertempat di Jalan Anutapura, merupakan tanah sengketa, maka pemindahan TPS yang rencananya sudah akan dipindahkan dalam waktu dekat itu terpaksa harus ditunda. “Jadi kami tunda dulu pembongkaran TPS di Mangunsarkoro untuk dipindahkan ke Jalan Anutapura, karena saat ini masih diselesaikan dulu masalah tanah tersebut, dan ternyata tanah ini adalah tanah milik masyarakat banyak,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, beberapa waktu lalu.(ujs)

Sumber: Radar Sulteng

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button