Winancy: Teluk Lalong Tidak Layak Jadi Ikon Luwuk

Sampah yang mengapung di bibir pantai Teluk Lalong. Foto: Luwuk Post

BANGGAI – Teluk Lalong yang berada tepat di dalam kota Luwuk seharusnya bisa menjadi ikon daerah. Namun itu tidak bisa lagi, setidaknya menurut pandangan salah seorang anggota DPRD Banggai, Winancy Ndobe.

Kenapa begitu? Teluk Lalong saat ini sudah kotor, ditumpuki sampah dan gersang. “Saya sependapat jika Teluk Lalong tak layak lagi disebut icon kota Luwuk. Buktinya, selain banyak sampah juga kondisinya semakin gersang,” nilainya, belum lama ini.

Menurutnya, meski berbagai komponen masyarakat sudah terjun langsung dalam usaha-usaha mempercantik teluk tersebut, tapi masalahnya tidak kunjung selesai juga. Ia justru menilai peran pemerintah yang tidak proaktif, terutama di tingkat kelurahan. “Ini diperparah dengan minimnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan. Saya sering lihat warga seenanknya buang sampah di situ,” sebutnya.

Mantan birokrat di Pemda Banggai itu menyebutkan perlunya kembali digalakkan usaha penghijauan di sekitar wilayah tersebut. “Saat saya di masih aktif di Bappeda, program ini diterapkan. Dan Pemda Banggai kala itu sukses memboyong tropi Adipura,” kata Winancy. (afd/*)

sumber: beritapalu.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button